Perawatan Loudspeaker Lowther PM2A

Nah Lowther adalah sebuah pabrik loudspeaker yang terkenal, serta kualitas loudspeakernya adalah salah satu yang terbaik di dunia, suara yang keluar dari loudspeakernya adalah mendekati suara sebenarnya, maksudnya hasil suara yang keluar sesuai dengan input yang ada, jika ampli biasa yang keluar ya biasa, begitu juga jika rekaman suatu cd biasa yang keluar adalah biasa, jika inputnya bagus maka yang keluar adalah bagus, nah ini adalah kriteria yang dicari oleh penikmat suara atau musik. Jadi kalau dibilang Lowther ini udah yang terbaik sesuai kelasnya.

Lowther terbagi dari banyak kelas atau tingkatan Loudspeaker, kebetulan yang saya punya adalah driver seri PM2A, kita akan bahas cara perawatan Lowther PM2A. Supaya drivernya jangan rusak seperti punya saya, yang ongkos pengirimannya sangat mahal, bukan ongkos perbaikkannya, malah ongkos perbaikkannya sangat murah dibandingkan ongkos pengirimannya.

Perawatan driver PM2A :

1. Sebelum suara dibunyikan, Loudspeaker PM2A wajib di panaskan atau di hidupkan tanpa suara(volume suara di nol) selama 5-10 menit. Apalagi jika perangkat anda ampli tabung(dalam pemanasan 2-3 menit arus kelistrikkan ampli baru stabil), sangat wajib di panaskan loudspeakernya, dengan tujuan supaya kawat kumparan lebih siap menerima getaran sinyal suara.

2. Pada saat awal pengunaan atau break time, volume cukup sedang-sedang saja, nah lama  break time 150-200 jam. Setelah waktu itu suara yang keluar mengalun lebih mantap.

3. Kelembaban(humidifier) ruangan wajib maximal 75% , jangan lebih ! , hindari korosi kawat kumparan.

4. Jangan mencopot jack/cok rca tanpa lebih dulu mematikan amplifier !, resiko suara “Crackle” yang besar akan merusak kumparan atau gulungan kawat di speaker, menyebabkan suara mati atau kadang hidup, kadang mati.

5. Membersihkan cone dengan kuas yang biasa dipake untuk mebersihkan lensa kamera.

6. Hindari debu saat pemasangan driver ke box loudspeaker, jadi boxnya divakum cleaner terlebih dahulu, gunanya supaya debu nggak masuk ke celah dalam speaker, jika debu terlanjur masuk, harus dibersihkan secara hati-hati, kalau tidak berisiko kumparan/coil rusak.

7. Jika perangkat audio termasuk speaker terletak di pinggir jalan raya maka serangan debu akan datang bertubi-tubi dari kendaraan yang lewat, dapat menyebabkan cone kotor dan berdebu, ingat debu bisa merusak driver PM2A anda, maka terpaksa loudspeaker ditutup pake tissue.

8. Menghindari tangan jahil sebaiknya loudspeaker di beri jala penutup sehingga lebih aman.

9. Hindari driver terjatuh atau berbenturan keras sekalipun driver dalam box.

10. Ingat kemampuan PM2A yang cuman bisa dialiri max 100watt.

Kesalahan saya :

1. Perangkat audio kebetulan terletak di toko, dekat pinggir jalan raya, jadi debu sangat banyak yang mengotori cone, bahkan debunya dari asap knalpot, jadi hitam-hitam lengket gitu.

2. Kelembaban ruangan toko saya 79% normal bahkan kalau hujan mencapai 90%.

3. Loudspeaker kalo dihidupkan jarang dipanaskan terlebih dahulu.

4. Sering mencabut jack/cok ketika ampli nyala sehingga suara cracklenya keras sekali.

5. Waktu memindahkan loudspeaker sempat berbenturan keras.

6. Waktu masih dalam proses break time sempat dihidupkan ampe volume habis.

Rangkaian peristiwa yang menyebabkan driver PM2A saya mati hidup sebelah ;

Waktu pertama punya loudspeaker PM2A semua perawatan dilakukan dengan benar, mungkin kira-kira 2 bulan, lalu semua kebiasaan bagus ditinggalkan, hidupin speaker langsung nggak ada pemanasan, lalu jika ada test audio jack speaker sering dilepas tanpa ampli dimatikan terlebih dahulu, kelembaban yang berlebih di cuekin aja, waktu pindahin loudspeaker berbenturan keras dengan dinding. Bahkan debu dari knalpot dianggap remeh saja. Kira-kira satu tahun lewat sedikit, speaker tiba- tiba yang sebelah mati hidup , pertama bigung kok bisa ya? , kadang sebelah kiri nyala, lalu sebentar mati , lalu hidup lagi,.. aneh,.. setelah dipikir ulang ternyata gara-gara kebodohan sendiri.

Setelah 1,5 bulan akhirnya PM2A balik lagi, nah hati-hati juga waktu pengiriman, kalo bisa disuruh lowther jangan pake styrofoam, maksud baik, tapi pas nyampe styrofoam jadi pecah berantakkan, sehingga salah satu kepingan menghimpit cone, menyebabkan cone jadi sedikit terlipat di 3 bagian (biasalah ada orang yang kegatelan mau liat si PM2A, tapi setelah dibuka nggak dirapikan lagi, dimasukkin asal-asalan, kalo yang sering ngirim atau terima paket LN tau deh “ULAH SIAPA”)  :(( , saya sempat terlintas untuk mengirim ulang lagi, tapi untungnya puji Tuhan setelah diperbaikki sendiri cone jadi balik kesemula walaupun nggak 100%, 90% kali ada,.. hahaha..🙂 suara normal, dan bersih seperti sedia kala, emang suara lowther PM2A ini bikin rindu banget, walaupun telingga saya biasa saja.

speaker2

Sedikit bekas kehimpit, yg akhirnya sembuh total,..🙂

Jadi teman-teman jangan ulangi kesalahan saya, karena ongkos kirimnya ke pabrikan lowther mahal banget, bukan biaya perbaikkannya yang cuman sekitar 400ribu doang..🙂

O iya sedikit info dari teman yang di HK katanya lebih suka suara Lowther PM2A dibanding Ta.. dengan spec hampir sama, begitu juga info dari teman yang di Singapore, bahkan dia pakenya open baffle🙂 .. tapi yah semuanya tergantung anda, harus didenger dahulu satu-satu baru dipilih Full Rangenya,..hehehe,..😉

About agig

Hobby saya mendengar musik,menggumpulkan ph dan tabung audio,serta kalo sempat merakit tube amp...
This entry was posted in LoudSpeaker and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s